Kamis, 13 Oktober 2011

'cause Allah is always by our side...


"Segala hal dalam hidup ini tidak abadi. Semua akan pergi silih berganti. Kesusahan akan pergi. Kesenangan akan hilang. Akhirnya hanya tinggal urusan kita sendiri dengan Allah saja nantinya."
Waktu baca kalimat itu, aku pernah terbesit…
Saat kesedihan tidak bisa ditahan lagi, boleh saja kita menangis skali-kali,.. stelah menangis, tertawalah kembali. 
Tertawalah. Itu akan menjadi kekuatan untuk terus berjuang menyambut hari. Mungkin untuk sbagian orang, hal sperti itu tidaklah realistis-tidak logis… atau hanya skedar idealisme murahan… 

Apa hanya dengan tertawa, apapun masalah bisa dihadapi?
Yang pasti, bisa saja itu benar adanya…kalau, tertawa adalah kekuatan untuk berjuang. Bukankah Tuhan tidak akan ‘memberikan’ cobaan kpda manusia, jika manusia itu tidak mampu. Yang intinya, setiap cobaan yang dihadapi manusia, tidak akan melebihi kapasitas manusia itu untuk bertahan…

Memang, kadang… airmata dan rasa lelah muncul tiap kali kita mrasa sudah diambang batas ketidakmampuan (yang tanpa sadar kita sendirilah yang membuatnya ada). Namun, itu adalah wajar… karna manusia tidaklah sempurna, nobody’s perfect. Karna itu, tidak apa untuk bersikap lemah, misalnya menangis. 
Tapi tidak lantas trus-trusan lemah lalu pasrah… stelah puas nangis, bangkitlah lalu slesaikan apa yang belum slesai, kejar apa yang perlu dikejar. Ingatlah ditiap kali tawa yang terkembang… itu tanda bahwa kita sadar, kita punya kekuatan untuk bisa mlewati rintangan apapun.

Tertawa adalah bukti kalau kita punya kekuatan untuk maju.
Tidak salahkan, berfikir sperti itu??
Karna kala hati sudah lemah, Allah akan senantiasa beri jalan tuk lalui keadaan terberat…karna sgala urusan kembali kepadaNya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar